Menjual Sebidang Tanah Kepada Seorang Penipu, Bolehkah?

 

Menjual Sebidang Tanah Kepada Seorang Penipu, Bolehkah?

Assalamu’alaikum wr.wb

Ustadz, bolehkah menjual sebidang kepada seseorang yang diketahui pekerjaannya sebagai penipu?

Wassalamu’alaikum wr.wb Jazakumullah khoiron katsir

Ummu Nasywa – Depok

Jawaban:

Assalamu `alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Alhamdulillah, Washshalatu wassalamu `ala Rasulillah, wa ba’d.

Kebolehan bertransksi bisnis dengan seseorang pada dasarnya tidak ada kaitannya dengan perilaku orang tersebut. Apakah dia muslim ataukah kafir, tidak ada pengaruhnya pada syah tidaknya sebuah transaksi. Ataukah dia ahli maksiat atau ahli bid`ah.

Hanya saja yang perlu diperhatikan adalah apakah jual beli yang kita lakukan dengan yang berangkutan itu berpengaruh kepada kekafiran atau kemaksiatan yang dilakukannya atau tidak. Misalnya, kita menjual bahan-bahan yang bisa mungkin bisa dijadikannya sebagai sarana kemaksiatan.

Misalnya menjual pisau kepada seorang yang telah dikenal sering menggunakan pisau untuk membunuh. Tentu saja transaksinya syah namun dampaknya membuat jual beli itu terlarang. Sebab kita tahu pasti untuk apakah pisau itu akan digunakan.

Maka dalam kasus Anda, bila Anda menjual tanah kepada seseorang yang secara jelas akan memanfaatkan tanah itu untuk melakukan kemungkaran, sebaiknya Anda tidak menjualnya kepadanya. Sebab bila tanah itu digunakan untuk kemungkaran, Anda pun sedikit banyak punya andil dalam kemungkaran itu.

Sebaliknya, bila sama sekali tidak ada indikasi keterkaitan antara kemungkaran yang dilakukannya dengan barang yang dibeli dari Anda, pada dasarnya tidak ada larangan untuk berjual beli. Hanya saja sebagai orang yang bertransaksi bersama, Anda punya kewajiban untuk mencegahnya melakukan kemungkaran semampu yang Anda sanggup lakukan.

Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab,
Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *